Arsip | Keuangan RSS feed for this section

Kartu Kredit, Mengapa Bermanfaat dan Berbahaya?

9 Nov

kartu kredit

kartu kredit

Memiliki kartu kredit memiliki banyak manfaat. Menggunakannya secara bijaksana dapat menjadikan kartu kredit sebagai penolong keuangan Anda. Namun jika Anda tidak berhati-hati, kartu kredit bisa menjadi jerat yang menghancurkan hidup Anda. Mengapa?

Karena kemudahan kartu kredit dan tidak perlu mengeluarkan uang saat membeli sesuatu, seringkali kita terlalu asyik berbelanja tanpa memperhitungkan berapa total uang yang sudah dikeluarkan. Selain itu, karena tidak menggunakan uang tunai, membuat total belanjaan tidak terasa besar dibandingkan berbelanja dengan uang tunai. Kita seolah-olah masih memiliki banyak uang karena uang tunai tidak terpakai.

Jika Anda tidak membayar secara penuh total tagihan kartu kredit maka bahaya siap menanti Anda. Anda memang dapat membayar jumlah minimum saja yang biasanya sebesar 10% dari total tagihan. Namun, kekurangan hutang kartu kredit akan dihitung sebagai hutang yang harus dibayar beserta bunganya yang sangat besar.

Bahaya lainnya adalah penipuan kartu kredit. Seseorang atau lembaga tertentu mungkin menipu Anda dengan berbagai cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit Anda. Selanjutnya, mereka akan melakukan pembelian atau pengambilan uang dengan nomor kartu kredit Anda yang akan dibebankan kepada Anda sebagai pemilik kartu kredit.

Memang memiliki kartu kredit dan menggunakannya dengan bijaksana akan bermanfaat untuk Anda. Anda juga harus membuat perencanaan keuangan dengan cermat sehubungan penggunaan kartu kredit. Anda dapat menemukan beberapa tips menarik mengenai manfaat dan bahaya kartu kredit serta cara menggunakan kartu kredit dengan tepat pada artikel berikut ini:

Anda pun dapat berlangganan informasi gratis pada website Kumpulan.Info. Untuk berlangganan info terbaru, silahkan klik link di bawah ini:

» Berlangganan Info Terbaru Gratis di Kumpulan.Info

Iklan

Cara Memulai Bisnis Kue

14 Jul

kue

kue

Bisnis apa yang paling tepat untuk Anda? Banyak sekali peluang bisnis yang bisa dilakukan. Berbagai metode wirausaha memang menarik untuk dicoba. Salah satu yang patut dicoba adalah bisnis kue.

Apa saja yang perlu dipersiapkan saat akan memulai bisnis di bidang makanan ini? Anda bisa mulai membuat perhitungan yang diperlukan seperti penentuan harga jual kue. Bila terlalu mahal, tentu sedikit orang yang akan membeli ditambah lagi mereka masih belum tahu bagaimana rasa kue tersebut. Sebaliknya, bila terlalu murah, Anda akan menderita kerugian sehingga kelangsungan bisnis terancam.

Karena itu, buatlah perhitungan yang saksama untuk harga bahan baku kue, peralatan memasak yang perlu dibeli, biaya untuk promosi (cetak selebaran, diskon, contoh kue, dan lainnya), bagaimana teknik penjualan (apakah dengan menitipkan pada toko, di depan rumah atau dengan sewa tempat), teknik pengepakan agar kualitas kue tetap terjaga dan tidak rusak. Bila usaha ini sudah berjalan, perhitungkan juga biaya penyusutan dari peralatan masak karena semakin lama tentu peralatan memasak akan rusak, biaya operasional setiap bulan (biaya sewa, bayar pegawai, dan biaya lainnya), penerimaan per bulan, dan keuntungan yang diperoleh.

Kreativitas juga penting agar mampu bersaing dengan pengusaha lainnya di bisnis yang sama. Misalnya Anda dapat menawarkan rasa yang berbeda, tampilan yang lebih menarik atau dengan kemasan yang unik. Kontrol keuangan serta kualitas juga sangat penting. Jangan karena sudah laku, kualitas rasa atau kebersihan tidak terjaga sehingga Anda dapat ditinggalkan oleh konsumen. Secara periodik, evaluasi trend pasar dan harga agar kue Anda tetap dapat dinikmati dan harganya tetap terjangkau.

Setiap bisnis memang butuh upaya dan selalu penuh risiko. Lalu mengapa bisnis makanan bisa menguntungkan? Anda dapat menyimak ulasannya di artikel keuangan berikut ini:

Anda pun dapat berlangganan informasi gratis pada website Kumpulan.Info. Untuk berlangganan info terbaru, silahkan klik link di bawah ini:

» Berlangganan Info Terbaru Gratis di Kumpulan.Info

Investasi yang Tepat

4 Jun

investasi

investasi

Saat mengalami krisis global, maka yang perlu dipikirkan adalah menjaga aset kita agar tidak habis. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah investasi. Apa itu investasi? Investasi adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi dengan tujuan untuk meningkatkan suatu bentuk aset dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Semua produk investasi pasti memiliki risiko. Ada yang sangat menguntungkan namun memiliki risiko investasi yang besar. Ada juga yang keuntungannya tidak terlalu besar namun risiko investasi tidak terlalu besar. Risiko investasi menjadi besar jika kemungkinan untuk gagal cukup besar. Jadi meski investasi dapat menambah penghasilan seseorang namun investasi di sisi lain juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal. Kegagalan investasi bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya faktor keamanan seperti pencurian aset, hukum, kondisi ekonomi dan faktor-faktor lainnya.

Beberapa bentuk investasi misalnya tabungan, deposito, saham, emas, properti, obligasi, dan lainnya. Tidak semua investasi bisa langsung memiliki keuntungan yang besar. Selain itu, tidak semua investasi yang memiliki risiko yang besar. Misalnya tabungan, jika kita menabung di bank, maka keuntungan yang diperoleh tidaklah besar. Bunga bank per tahun sangat kecil, apalagi jika dipotong dengan biaya administrasi bank, bisa jadi aset kita berkurang meski sedikit. Namun risiko tabungan relatif kecil karena tabungan dijamin oleh pemerintah. Sehingga jika terjadi sesuatu pada bank yang mengelola tabungan, maka uang kita tidak hilang. Itupun dalam batas tertentu. Beberapa investasi yang cukup sering digunakan antara lain:

  • Tabungan

    Tabungan di sini yaitu menyimpan uang di bank untuk dipergunakan kemudian jika diperlukan. Keuntungan dari tabungan yaitu dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko. Namun, tabungan memiliki kerugian meskipun risikonya relatif kecil sekali. Kerugian tabungan adalah uang dapat dengan mudah berkurang, karena dapat diambil kapan saja dengan mudah serta bunga yang kecil. Sifat dari tabungan yaitu investasi jangka pendek.

  • Deposito

    Deposito yaitu menyimpan uang untuk periode tertentu, bila belum jatuh tempo uang tidak dapat diambil atau akan mendapat penalti bila diambil sebelum waktunya. Deposito biasanya memiliki jangka waktu tertentu di mana uang di dalamnya tidak boleh ditarik nasabah. Bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Keuntungan dari deposito adalah risiko sangat rendah karena dijamin pemerintah serta bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Namun kerugiannya yaitu keuntungan atau bunga yang diterima lebih sedikit bila dibandingkan dengan jenis investasi lain yang berhadapan langsung dengan risiko pasar.

  • Saham

    Memiliki saham berarti Anda memiliki kepemilikan dalam suatu perusahaan. Uang yang kita tanamkan dijadikan sebagai modal untuk perusahaan tersebut. Perusahaan akan memberikan keuntungan yang diterima kepada para pemegang saham yang disebut sebagai deviden. Keuntungan dari saham adalah dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila harga saham naik. Dengan modal sedikit, dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat. Namun saham memiliki risiko yang cukup tinggi. Khususnya jika harga saham turun karena kinerja perusahaan yang buruk maupun karena pengaruh situasi ekonomi bahkan politik dan keamanan negara dan internasional.

Selain ketiga bentuk investasi yang paling sering tersebut, ada juga bentuk investasi lainnya seperti reksadana, obligasi, emas dan properti. Bagaimana risiko, keuntungan dan kerugian dari investasi tersebut? Anda dapat melihat informasi selengkapnya pada artikel berikut:

Anda pun dapat berlangganan informasi gratis pada website Kumpulan.Info. Untuk berlangganan info terbaru, silahkan klik link di bawah ini:

» Berlangganan Info Terbaru Gratis di Kumpulan.Info

%d blogger menyukai ini: